Selamat Datang Siswa Baru
Animo peserta didik untuk melanjutkan sekolahnya di SMA Negeri 1 Sinjai ternyata cukup besar. Sebanyak 288 siswa baru dinyatakan lulus dari sekitar lima ratusan yang ikut seleksi calon siswa baru. Siswa yang diterima tersebut telah melewati beberapa tahapan seleksi seperti tes akademik dan tes mengaji.
Sekadar diketahui, selama tiga hari ke depan, mulai hari Senin (16/7) hingga Rabu (18/7) siswa baru tersebut akan mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS). Kegiatan MOS merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti siswa baru sebagai rangkaian pengenalan kegiatan pembelajaran di sekolah sekaligus mengenali lingkungan sekolahnya lebih mendalam sebelum dikukuhkan sebagai siswa resmi SMA Negeri 1 Sinjai di tahun Pelajaran 2012/2013. (*)
INFO KEGIATAN EKSKUL JURNALISTIK
Berhubung libur semester dan penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2012/2013, maka lomba Spanduk Berkarakter antar Pelajar SMAN 1 Sinjai, baru dilaksanakan pada Hari Senin-Rabu, 16 - 18 Juli 2012, bertempat di Pelataran SMAN 1 Sinjai.
LOMBA SPANDUK BERKARAKTER
Memperebutkan Trophy (Piala Bergilir) Kepala SMAN 1 Sinjai.
1.First download the template and unzip the file.
2.Now, sign in to Blogger dashboard and click on the layout.
3.Here is the important step, after uploading any new Blogger template, all of the previous widgets like your google adsense ads,text,profile,poll,etc etc will be lost.
So, to avoid this to happen, in this step click on 'edit' on all the widgets and copy the codes into notepad,etc.
4.Now click on the 'Edit html' tab
5.First of all please Download Full Template.This is to back up your present template.If the new template that you are going to upload makes/gets into some errors or if you make more complex errors in that,then you will loose everthing.So make sure that you back up your template.
6.Just below that,there's an option of uploading new template.So, use the Browse button and upload the downloaded xml file.
7.Now, a message appear saying that your widgets are about to be deleted.Click on the Confirm & Save (no problem doing this because we already copied the widget codes in Step 3).
8.Now click on "confirm and save".Now you successfully installed the template.
8.Click on the 'Page elements' page now and add the codes that you copied in step3 using the 'Add a Page Element' option.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
PREMIUM SERVICES
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
You can get premium services from PremiumBloggerTemplates.com :
1.Design your Blog (Price Starting From: $ 75.00 USD)
Do you want to create a unique blogger template for your blog.Do you have many ideas for a blog?Tell me your ideas.Then I can create a great premium blogger template for you.You will certainly get satisfied!!!
2.Convert Wordpress to Blogger (Price Starting From: $ 50.00 USD)
Do you want to convert a wordpress theme to blogger to add it for your blog?I can do it for you.Just send me your wordpress theme and I will return the blogger version of that theme.
3.Convert PSD / JPG / GIF to Blogger Layout (Price Starting From: $ 50.00 US)
Just send me your Images files and I will convert it into a great unique blogger template just for you!
4.Customize Your Blog (Price Starting From: $ 20.00 US)
This service include to customizable your own blog, for example:
If you want to change some features of your current blogger template such as add another sidebar, split header,create footer,change header image, background image, slider for featured posts, change post content width etc.
Do You have so many Ideas for a blog? But don't know how to make it? Tell me what you want! I will work hard to make a really great blog design for you. You will certainly get satisfied!
Contact me : btipandtrick@gmail.com
http://www.premiumbloggertemplates.com/2010/06/premium-services-premiumbloggertemplate.html
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------
Term of use
-----------------------------------------------
All free Blogger templates on WWW.PREMIUMBLOGGERTEMPLATES.COM are licensed under the Creative Commons Attribution 3.0 License,which permits both personal and commercial use.
However, to satisfy the 'attribution' clause of the license, you are required to keep the footer links intact which provides due credit to its authors. For more specific details about the license, you may visit the URL below:
http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/
------------------------------------------------
Lomba Spanduk Berkarakter
Jika bermaksud
untuk melakukan kebaikan lalu dilakukan, Allah mencatat baginya sepuluh
kebaikan sampai tujuh ratus lipat, bahkan berlipat-lipat. Namun, jika bermaksud
untuk melakukan kejelekan, lalu tidak dikerjakan, Allah mencatatnya sebagai
satu kebaikan penuh di sisi-Nya. Jika bermaksud untuk mengerjakan keburukan
lalu dikerjakan, Allah mencatatnya sebagai satu keburukan.” Hadist.
TUJUAN :
Memotivasi siswa untuk lebih peduli, lebih kreatif, dan
lebih Inspiratif dalam berkarya sehingga kelak melekat sifat bertanggungjawab
dalam balutan siswa yang berkarakter mulia.
TEMA LOMBA:
Menjadi Siswa
Unggul dan Berprestasi dengan Sikap dan Perilaku yang Berkarakter Mulia
ATURAN LOMBA
- Media spanduk bersifat bebas, bisa dalam bentuk kain atau bisa juga dalam bentuk plastik.
v Ukuran Spanduk : Panjang 4 – 5 meter & Lebar 1 – 1,5 meter
v Jenis Huruf :
Bebas
v Latar Spanduk : Bebas
v Besar Huruf : Bebas
- Nama kelas wajib tercantum dalam spanduk.
- Boleh mencantumkan nama perkumpulan komunitas kelas.
- Wajib mencantumkan logo SMAN 1 Sinjai
- Bisa juga memasang logo perkumpulan komunitas kelas.
- Dibolehkan memasang foto rombongan kelas (bisa juga bersama wali kelasnya).
- Wajib mencantumkan kata-kata motivasi yang sifatnya memacu semangat belajar dan berkarya atau berbuat positif bagi kemaslahatan bersama di dunia dan di akherat. (Bisa kutipan hadist, kutipan motivasi tokoh, atau kata motivasi karya sendiri)
- Setelah mendapatkan kata-kata motivasi, maka wajib memperlihatkan kata motivasi itu dulu kepada tim teknis lomba Bapak Takdir Kahar, S.Pd. untuk mendapatkan pengesahan sebelum dicetak.
- Bila menggunakan latar kain, maka huruf spanduk bisa dari bahan kertas biasa, Ariston, atau gabus. (Bebas dan tergantung kreativitas)
LOMBA
SPANDUK BERKARAKTER ANTAR KELAS yang diselenggarakan oleh TIM PELAKSANA MOS
2012 kerjasama dengan EKSKUL
JURNALISTIK SMAN 1 Sinjai yang Insya
Allah akan dilaksanakan:
Hari/Tanggal
: Senin, 25 Juni – Rabu, 18 Juli 2012.
Tempat : SMAN 1 Sinjai
PENGUMUMAN PEMENANG
Pemenang Lomba
Spanduk Berkarakter Antar Kelas menyambut siswa baru dan pelaksanaan MOS 2012, akan
di umumkan pada tanggal 18 Juli 2012, pada saat upacara penutupan MOS 2012 di
lapangan upacara SMAN 1 Sinjai.
PENDAFTARAN
Daftarkan kelasmu
dan ambil formulir pendaftaran di Pelaksana MOS 2012, Bpk Takdir Kahar, S.Pd.
***
Eksis dengan Karya Jurnalistik
![]() |
| Menerawang mimpi untuk lebih baik dalam karya junalistik. |
![]() |
| Sambutan Pembina Jurnalistik, Bapak Takdir Kahar SPd. |
![]() |
| Pelantikan Pengurus Jurnalistik oleh Bapak Drs Juanda |
Terkait semua itu, menjadi cambuk bagi pengurus baru Ekskul Jurnalistik periode 2012/2013 untuk lebih kreatif dan inspiratif dalam berkarya lebih hebat di jurnalistik siswa. Acara pelantikan dipusatkan di Aula SMAN 1 Sinjai, sabtu (26/5) lalu.
Kepala sekolah Drs. Juanda usai melantik pengurus ekskul jurnalistik dalam sambutannya menyebutkan bahwa salah satu ekskul yang bergelut di bidang jurnalistik dan tetap eksis serta terdepan di tingkat sekolahan di Sinjai hanya Ekskul Jurnalistik SMAN 1 Sinjai yang bisa melakukan kerja-kerja jurnalistik dengan baik. "dari beberapa sekolah yang pernah saya tempati mengajar dan saya pimpin sebagai kepala sekolah, hanya SMAN 1 Sinjai yang eksis ekskul jurnalistiknya dalam berkarya jurnalistik siswa," urainya.
Di acara tersebut juga di hadiri Wakasek Kurikulum Drs Muh Suardi, Wakasek sarana, Drs M Natsir dan wakasek kesiswaan M Arifin B SPd. Selain itu juga dihadiri beberapa guru pembina ekskul bersama dengan ketua-ketua ekskul serta pengurus OSIS dan MPK lingkup SMAN 1 Sinjai. Selamat buat pengurus baru Ekskul Jurnalistik. Semoga tetap berkarya lebih baik untuk majunya sekolah. Amin. (*/Penulis: Fauziah Jamaluddin & Nurul Hikmah Kadir & Abd. Djuljalali Walikram)
Runtuhnya Simbolisasi Budaya "ToRiolota"
(Fenomena yang tak Berujung)Kekerasan di mana-mana. Kata-kata kekerasan, bukan lagi menjadi tabu di tengah masyarakat atau dikalangan remaja, bahkan kini menjadi wacana yang tak berujung dan selalu menyelimuti nuansa-nuansa hidup masyarakat. Di setiap hari, jam, menit, dan bahkan detik selalu terjadi kekerasan. Dilematika tersebut selalu terjadi di sekitar kehidupan manusia, dan lebih jelasnya sering kita lihat di berbagai media, baik itu media elektronik maupun media cetak, dalam berbagai bentuk kejadian ataupun peristiwa. Entah kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan terhadap anak di bawah umur, ataukah kekerasan di kalangan remaja.
Tidak mengherankan jika fakta-fakta tersebut kadang dihubungkan dengan analogi tentang wajah Indonesia. Seperti inikah wajah-wajah Indonesia dengan balutan kekerasan dimana-mana ? Ataukah memang wajah Indonesia dibangun dari kekerasan?
Memiriskan dan memilukan. Mungkin kata itu yang dianggap paling sesuai untuk ditujukan bagi kejadian-kejadian yang menyelimuti bangsa kita tercinta. Seolah nafas dan irama denyut nadi bangsa ini hanya dilakoni dengan perbuatan kekerasan. Parahnya lagi, kekerasan bukannya semakin berkurang atau teratasi, malahan semakin berkembang dan menjadi sebuah lakon yang lagi trend di tengah masyarakat.
Seandainya saja tertanam sebuah pemikiran di masing-masing bilik pemikiran masyarakat dan juga kaum remaja, --jika kekerasan itu sama dengan sebuah kejadian yang kebetulan--, maka dapat dipastikan bentuk-bentuk kekerasan tidak menjadi-jadi. Yah.... mungkin hanya terjadi sesekali dan akhirnya tidak akan terulang lagi. Apatahlagi jika masyarakat memiliki sebuah pemahaman budaya yang fasih tentang kehidupan yang harus dijunjung tinggi dan mulia, maka dengan sendirinya kekerasan nyaris tidak akan terjadi.
Akan tetapi bagi beberapa orang, ada juga yang memiliki sebuah bentuk penilaian dan bentuk peyakinan akan sebuah kepercayaan dengan anggapan bahwa di dunia yang fana ini, tidak ada yang di sebut kebetulan. Semua bentuk-bentuk kejadian diamini sebagai kejadian yang ada penyebabnya.
Yah... tidak ada asap kalau tidak ada api. Anggapan tersebut layak diasumsikan dengan suatu kejadian yang terselimuti di kehidupan manusia. Bahkan, seorang teman saya pernah mengungkapkan pemikirannya terkait dengan kepercayaan di atas. Ia berkata dengan entengnya bahwa, ”Sesungguhnya terhadap suatu kejadian sudah tentu didahului dengan kejadian yang sudah terjadi sebelumnya”.
Akibat asumsi di atas, pemikiran demi pemikiran mulai menyeruak dengan berbagai pertanyaan yang muncul dalam benak saya. Salah satunya adalah apakah kejadian-kejadian dalam bentuk-bentuk kekerasan memang ada sumbunya hingga susah dipadamkan?
Acapkali menjadi pemikiran yang tiada berujung membaluti irama akal sehat saya terhadap fenomena di atas. Lalu muncullah suatu memori yang mengarahkan alur pikiran saya pada suatu peristiwa kekerasan yang pernah terjadi di sekolah saya beberapa bulan yang lalu. Pernah suatu ketika, terjadi perkelahian massal antara siswa laki-laki dengan remaja pengangguran. Kala itu di siang bolong, ketika jam pulang sekolah tiba-tiba terjadi baku hantam di depan sekolah antara beberapa siswa laki-laki dengan remaja pengangguran yang tidak terhitung jumlahnya. Dalam tempo beberapa menit, perkelahian tersebut dapat teratasi dengan cepat setelah ditengahi aparat kepolisian, sehingga tidak terjadilah jatuh korban.
Usut punya usut, ternyata perkelahian tersebut bukan terjadi secara spontanitas. Akan tetapi, telah didahului pertengkaran kecil antara siswa dengan remaja pengangguran dan pada akhirnya melibatkan banyak orang. Berdasarkan kejadian itu, maka terbentuklah suatu kesimpulan yang mampu menjawab akan keresahan-keresahan terhadap alur pikiran saya. Ternyata, suatu kejadian kadang didahului dengan kejadian terdahulu hingga berembes kepada kejadian berikutnya dengan permasalahan yang sama. Perkelahian tersebut bukannya menjadi finis setelah aparat turun tangan, akan tetapi diwanti-wanti akan kembali muncul di kemudian hari dengan tajuk yang sama yakni pembalasan.
Meskipun sebenarnya kita tahu bahwa segala bentuk kekerasan remaja tidak muncul begitu saja. Ada faktor-faktor yang turut menunjang remaja untuk melakukan kekerasan tersebut. Seperti pada contoh yang dipaparkan di atas, pada awalnya suatu kekerasan muncul hanya karena suatu permasalahan yang sepele. Mengherankan memang, suatu permasalahan sepele ternyata bisa mengakar dan terus berlanjut ke permasalahan yang lebih besar. Dan jika kita melakukan penyelidikan lebih lanjut, dapat kita simpulkan bahwa suatu tindak kekerasan apalagi kekerasan yang dilakukan oleh remaja, ternyata disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor dari dalam diri remaja itu sendiri, dan faktor dari luar.
Saat menginjak usia remaja, jiwa seorang manusia akan menjadi labil. Pada masa ini, remaja sedang berada dalam tahap proses pencarian jati diri. Remaja jadi sangat mudah terpengaruh dengan apa yang dilihat, didengar, dan dirasakannya di sekitar lingkungannya. Jika lingkungannya baik, maka baik pulalah remaja itu. Dan sebaliknya, jika lingkungannya buruk maka buruk pulalah remaja itu. Seperti ungkapan yang mengatakan bahwa, ”Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Ungkapan ini sungguh sangat mengena bagi remaja saat ini. Apapun yang dilakukan oleh seorang idola masyarakat, maka remaja akan menirunya. Bahkan remaja cenderung akan melakukan yang lebih dari yang dilakukan sang idola. Inilah salah satu faktor yang dapat mengganggu kejiwaan seorang remaja, yaitu adanya pengaruh dari luar yang berimbas munculnya pengaruh dari diri remaja itu sendiri. Sehingga dalam kehidupannya, seorang remaja akan melakukan tindakan yang semena-mena atau semau gue. Akibatnya, kekerasan menjadi ladang subur bagi remaja untuk mengekspresikan gaya hidup mereka.
Sebagai sosok remaja di tengah masyarakat, harus ditanamkan pembudayaan kedewasaan menjalani hidup. Jangan mudah terhasut apalagi menjadi sok jagoan kambuhan. Setiap saat yang ada dipikirannya hanya berkelahi untuk mengalahkan lawan-lawannya dengan dalih mau menempoti posisi jago atau jagoan.
Sok, egois, jagoan, dan sejibun kata-kata fenomenal tersebut harus dibuang jauh-jauh dalam benak remaja. Jangan dijadikan pembenaran akan setiap tingkah-tingkah di tengah masyarakat. Remaja harus berani bersikap yang tegas dan lantang untuk mengatakan tidak pada kekerasan.
Intinya adalah remaja harus berkiblat pada nilai-nilai budaya dalam runutan budaya leluhur Bugis-Makassar. Leluhur di masa lalu telah mengajarkan kepada generasi ke generasi tentang budaya Mali Siparappe, Rebba Sipatokkong, Malilu Siapakinga. Simbolisasi dari ungkapan leluhur tersebut sarat makna untuk kemaslahatan generasi, terutama terhadap penghentian aksi-aksi kekerasan. Bahwa remaja diharuskan untuk saling menolong (Mali Siparappe), saling menopang (Rebba Sipatokkong), dan saling mengingatkan (Malilu Sipakainga).
Begitu indahnya hidup, tatkala perjalanan kehidupan remaja dibarenagi dengan panutan-panutan ungkapan budaya leluhur. Begitu terasa dan menyentuh relung-relung hidup yang sesungguhnya.
Akan tetapi, jika remaja sebagai ujung tombak dan pilar kemajuan bangsa dan negara tetap tercekoki dengan pemikiran fenomenal yang kekanak-kanakan, maka sampai kapan pun romansa kehidupan remaja tidak pernah aman. Bahkan sejarah kekerasan tidak pernah padam dan berujung atau tidak lekang di makan zaman. (*) Penulis: Takdir Kahar, S.Pd. (Guru SMAN 1 Sinjai & Pembina Ekskul Jurnalistik)
Teater 277 Juara 1
Sanggar Teater SMAN 1 Sinjai meraih juara satu dalam lomba teater pertunjukan rakyat tingkat kabupaten Sinjai yang di gelar Jumat, 24/2 di lapangan Sinjai Bersatu. Tropi berupa piala bergilir dari Bupati Sinjai sebagai lambang 'keperkasaan' perteateran di Kabupaten Sinjai, kini dalam pelukan SMAN 1 Sinjai. Drs Juanda, Kepala SMAN 1 Sinjai, salut atas kerja keras pembina dan pelatih teater SMANSA yang telah mempersembahkan kepada sekolah berupa piala bergulir Bupati Sinjai. "Alhamdulillah, sebuah kebanggaan bagi kami, ternyata anak-anak mampu membersembahkan talenta dan kemampuannya hingga meraih juara satu," paparnya.
Sementara itu, pembina Sanggar Teater SMAN 1 Sinjai, Takdir Kahar SPd dan Hj Hilda Ismail SPd memberikan apresiasi dan bangga kepada siswa yang telah bermain semaksimal mungkin, plus juga kepada pelatih teater Jaya Kusuma SPd dan Asmar SPd. yang telah membimbing siswa selama latihan.
Sekadar diketahui, lomba teater pertunjukan rakyat adalah agenda tahunan Dinas Infokom, Budaya dan Pariwista Sinjai, yang dilombakan di hari jadi Sinjai setiap tahunnya. Beberapa sekolah menengah atas yang punya kemampuan berteater seperti Sanggar Teater SMAN 1 Sinjai Timur, SMAN 1 Sinjai Barat jadi rival berat SMAN 1 Sinjai. Bukan hanya itu, beberapa sanggar kecamatan pun juga ikut lomba yang jelas-jelas skill dan talentanya 'di atas angin' yang diawaki orang-orang teater profesional.
Namun bukan tidak mungkin juara itu akan selalu bertengger di sanggar-sanggar ternama dengan pelatih ternama. Sebuah pembuktian jika Sanggar Teater SMAN 1 Sinjai, telah 'unjuk gigi' dan alhamdulillah mampu menjadi yang terbaik, terdepan, terhebat, dan tersohor di tahun 2011 sebagai sanggar teater yang layak 'direkeng' di Sinjai. INGAT... IA JUARA 1. JUARA SATU.
Adalah sebuah 'pencairan sejarah' yang telah lama membeku selama 10 tahun terakhir. Di tahun 2011 adalah awal dan geliat terdahsyat Sanggar Teater SMAN 1 Sinjai dan untuk selanjutnya akan berusaha maksimal untuk mempertahankan Tropi Juara I Bupati Sinjai.(*) (Penulis: Magfirah Istiqamah Ilham, Ketua Ekskul Jurnalistik SMANSA)
Berguru Jurnalistik di Makassar
Tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina. Mungkin idiom tersebut yang menjadi inspirasi bagi anak-anak ekskul jurnalistik SMA Negeri 1 Sinjai Utara untuk berguru ilmu, meski harus jauh sampai di Kota Makassar.
Sebanyak 11 pengurus ekskul jurnalistik mengikuti Diklat Jurnalistik Abu-Abu (DJAA) 2011 dari tanggal 12 hingga 15 Januari 2011 mendatang yang dipusatkan di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Makassar. Diklat yang dilaksanakan Lembaga Penerbitan dan Penyiaran Mahasiswa (LPPM) Profesi Universitas Negeri Makassar (UNM) itu, di buka secara resmi Rektor UNM, Prof Dr Arismunandar MPd, Kamis (12/1). Dalam sambutannya Arismunandar berpesan kepada 70 jurnalis-jurnalis abu-abu dari 24 sekolah se Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bahwa nantinya usai mengikuti diklat jurnalistik akan lahir jurnalis-jurnalis muda berbakat dan bisa menghasilkan karya-karya yang baik lewat tuliasn mereka. Tentunya tulisan yang dapat di baca dan dilihat orang dengan di muat di Majalah Dinding (Mading) atau bulletin sekolah dan kalau perlu di muat di web atau blog sekolah.
Sekadar di ketahui, ekskul jurnalistik SMAN 1 Sinjai Utara selalu eksis di setiap kegiatan DJAA yang di gelar setiap tahunnya. Hal itu sejalan dengan prinsip perburuan ilmu untuk sebuah masa depan yang lebih baik. Tak ada kata terlambat untuk selalu berguru ilmu, kita harus memburunya danlebih baik.g (Mading) atau buletin mendapatkannya. (Laporan: Fauziah Jamaluddin & Nurul Hikmah Kadir dari lokasi Diklat)
'Dijual Garis Darah'
Deddy Mizwar, lahir di Jakarta, 5 Maret 1955. Ia pertama kali terjun ke dunia film pada 1976. Saat ini, bang Jack --sapaan akrab Deddy Mizwar-- masih syuting FTV 'DIJUAL GARIS DARAH" di Kota Sinjai.
Deddy yang pada 1986 pernah terpilih sebagai aktor terbaik dengan meraih empat Piala Citra sekaligus dalam FFI 1986 dan 1987. Ia rela memilih profesinya di bidang teater, dan melepaskan pekerjaannya sebagai pegawai negeri pada 1976.

Sampai kini, Deddy berkali-kali meraih penghargaan Piala Citra baik sebagai peran utama maupun peran pembantu.
Syuting FTV "Dijual Garis Darah" yang akan tayang di televisi akhir Desember 2011 ini, mengambil lokasi syuting di beberapa tempat di Kota Sinjai seperti Hotel Sahid Sinjai, Pelelangan Ikan Lappa, Rumah BaruE (di Jalan Persatuan Raya Sinjai) tepatnya di samping rumah peninggalan mantan rektor UNM Prof Dr Idris Arif MS.
FTV "Dijual Garis darah" juga di bintangi bintang kawakan lainnya, seperti Rina Hasyim, Fahri Albar. Selain itu, juga dibintangi aktris dan aktor lokal Sinjai. Sementara pemeran pembantu, diisi diperankan beberapa anak-anak ekskul jurnalistik SMAN 1 Sinjai Utara. (Reporter: Dian Rezky Muliani, Magfirah Istiqamah Ilham, Ardillah Mahrik dan dari berbagai sumber)
Deddy yang pada 1986 pernah terpilih sebagai aktor terbaik dengan meraih empat Piala Citra sekaligus dalam FFI 1986 dan 1987. Ia rela memilih profesinya di bidang teater, dan melepaskan pekerjaannya sebagai pegawai negeri pada 1976.

Sampai kini, Deddy berkali-kali meraih penghargaan Piala Citra baik sebagai peran utama maupun peran pembantu.
Syuting FTV "Dijual Garis Darah" yang akan tayang di televisi akhir Desember 2011 ini, mengambil lokasi syuting di beberapa tempat di Kota Sinjai seperti Hotel Sahid Sinjai, Pelelangan Ikan Lappa, Rumah BaruE (di Jalan Persatuan Raya Sinjai) tepatnya di samping rumah peninggalan mantan rektor UNM Prof Dr Idris Arif MS.
FTV "Dijual Garis darah" juga di bintangi bintang kawakan lainnya, seperti Rina Hasyim, Fahri Albar. Selain itu, juga dibintangi aktris dan aktor lokal Sinjai. Sementara pemeran pembantu, diisi diperankan beberapa anak-anak ekskul jurnalistik SMAN 1 Sinjai Utara. (Reporter: Dian Rezky Muliani, Magfirah Istiqamah Ilham, Ardillah Mahrik dan dari berbagai sumber)
Langganan:
Postingan (Atom)
Arsip Blog
Blog Archive
-
▼
2016
(76)
- ► 16/10/16 - 23/10/16 (1)
- ► 09/10/16 - 16/10/16 (1)
- ► 02/10/16 - 09/10/16 (1)
- ► 25/09/16 - 02/10/16 (1)
- ► 18/09/16 - 25/09/16 (2)
- ► 11/09/16 - 18/09/16 (2)
- ► 04/09/16 - 11/09/16 (1)
- ► 28/08/16 - 04/09/16 (2)
- ► 21/08/16 - 28/08/16 (3)
- ► 14/08/16 - 21/08/16 (1)
- ► 07/08/16 - 14/08/16 (2)
- ► 31/07/16 - 07/08/16 (3)
- ► 24/07/16 - 31/07/16 (1)
- ► 17/07/16 - 24/07/16 (5)
- ► 10/07/16 - 17/07/16 (4)
- ► 03/07/16 - 10/07/16 (1)
- ► 26/06/16 - 03/07/16 (4)
- ► 12/06/16 - 19/06/16 (1)
- ► 29/05/16 - 05/06/16 (4)
- ► 22/05/16 - 29/05/16 (1)
- ► 15/05/16 - 22/05/16 (1)
- ► 08/05/16 - 15/05/16 (2)
- ► 01/05/16 - 08/05/16 (1)
- ► 10/04/16 - 17/04/16 (1)
- ► 03/04/16 - 10/04/16 (2)
- ► 27/03/16 - 03/04/16 (3)
- ► 20/03/16 - 27/03/16 (5)
- ► 13/03/16 - 20/03/16 (1)
- ► 06/03/16 - 13/03/16 (4)
- ► 28/02/16 - 06/03/16 (1)
- ► 21/02/16 - 28/02/16 (3)
- ► 14/02/16 - 21/02/16 (1)
- ► 07/02/16 - 14/02/16 (1)
- ► 17/01/16 - 24/01/16 (3)
- ► 10/01/16 - 17/01/16 (1)
- ► 03/01/16 - 10/01/16 (3)
-
►
2015
(49)
- ► 13/12/15 - 20/12/15 (3)
- ► 29/11/15 - 06/12/15 (4)
- ► 22/11/15 - 29/11/15 (2)
- ► 01/11/15 - 08/11/15 (2)
- ► 25/10/15 - 01/11/15 (1)
- ► 18/10/15 - 25/10/15 (2)
- ► 11/10/15 - 18/10/15 (1)
- ► 20/09/15 - 27/09/15 (1)
- ► 13/09/15 - 20/09/15 (1)
- ► 06/09/15 - 13/09/15 (2)
- ► 30/08/15 - 06/09/15 (1)
- ► 23/08/15 - 30/08/15 (1)
- ► 19/07/15 - 26/07/15 (1)
- ► 31/05/15 - 07/06/15 (1)
- ► 10/05/15 - 17/05/15 (1)
- ► 19/04/15 - 26/04/15 (1)
- ► 05/04/15 - 12/04/15 (1)
- ► 22/03/15 - 29/03/15 (1)
- ► 15/03/15 - 22/03/15 (3)
- ► 08/03/15 - 15/03/15 (2)
- ► 01/03/15 - 08/03/15 (4)
- ► 15/02/15 - 22/02/15 (1)
- ► 08/02/15 - 15/02/15 (3)
- ► 01/02/15 - 08/02/15 (1)
- ► 18/01/15 - 25/01/15 (2)
- ► 11/01/15 - 18/01/15 (3)
- ► 04/01/15 - 11/01/15 (3)
-
►
2014
(99)
- ► 28/12/14 - 04/01/15 (2)
- ► 21/12/14 - 28/12/14 (2)
- ► 14/12/14 - 21/12/14 (2)
- ► 07/12/14 - 14/12/14 (1)
- ► 30/11/14 - 07/12/14 (4)
- ► 23/11/14 - 30/11/14 (2)
- ► 16/11/14 - 23/11/14 (3)
- ► 09/11/14 - 16/11/14 (1)
- ► 02/11/14 - 09/11/14 (2)
- ► 26/10/14 - 02/11/14 (3)
- ► 12/10/14 - 19/10/14 (2)
- ► 05/10/14 - 12/10/14 (1)
- ► 28/09/14 - 05/10/14 (3)
- ► 21/09/14 - 28/09/14 (3)
- ► 14/09/14 - 21/09/14 (1)
- ► 31/08/14 - 07/09/14 (2)
- ► 17/08/14 - 24/08/14 (2)
- ► 10/08/14 - 17/08/14 (6)
- ► 03/08/14 - 10/08/14 (1)
- ► 20/07/14 - 27/07/14 (3)
- ► 29/06/14 - 06/07/14 (1)
- ► 15/06/14 - 22/06/14 (4)
- ► 01/06/14 - 08/06/14 (3)
- ► 25/05/14 - 01/06/14 (5)
- ► 18/05/14 - 25/05/14 (4)
- ► 11/05/14 - 18/05/14 (1)
- ► 04/05/14 - 11/05/14 (1)
- ► 27/04/14 - 04/05/14 (3)
- ► 20/04/14 - 27/04/14 (6)
- ► 13/04/14 - 20/04/14 (3)
- ► 06/04/14 - 13/04/14 (2)
- ► 30/03/14 - 06/04/14 (1)
- ► 23/03/14 - 30/03/14 (5)
- ► 16/03/14 - 23/03/14 (2)
- ► 09/03/14 - 16/03/14 (4)
- ► 23/02/14 - 02/03/14 (4)
- ► 16/02/14 - 23/02/14 (1)
- ► 09/02/14 - 16/02/14 (2)
- ► 12/01/14 - 19/01/14 (1)
-
►
2013
(15)
- ► 29/12/13 - 05/01/14 (2)
- ► 22/12/13 - 29/12/13 (5)
- ► 15/12/13 - 22/12/13 (1)
- ► 08/12/13 - 15/12/13 (4)
- ► 01/12/13 - 08/12/13 (1)
- ► 12/05/13 - 19/05/13 (1)
- ► 14/04/13 - 21/04/13 (1)
-
►
2012
(19)
- ► 11/11/12 - 18/11/12 (3)
- ► 23/09/12 - 30/09/12 (6)
- ► 12/08/12 - 19/08/12 (1)
- ► 08/07/12 - 15/07/12 (2)
- ► 17/06/12 - 24/06/12 (2)
- ► 10/06/12 - 17/06/12 (1)
- ► 27/05/12 - 03/06/12 (1)
- ► 11/03/12 - 18/03/12 (1)
- ► 26/02/12 - 04/03/12 (1)
- ► 08/01/12 - 15/01/12 (1)
-
►
2011
(17)
- ► 27/11/11 - 04/12/11 (3)
- ► 20/11/11 - 27/11/11 (1)
- ► 06/11/11 - 13/11/11 (2)
- ► 30/10/11 - 06/11/11 (3)
- ► 23/10/11 - 30/10/11 (3)
- ► 09/10/11 - 16/10/11 (1)
- ► 02/10/11 - 09/10/11 (4)









