Judul sebuah artikel di Harvard Business Review edisi Maret 2010 menggelitik saya untuk segera membacanya. Tulisan yang berjudul “The Mere Thought of Money Makes You Fell Less Pain” tersebut mengungkapkan hasil penelitian Kathleen D. Vohs, seorang professor bidang Marketing di University of Minnesota, Amerika Serikat. Kathleen melakukan riset dengan metode eksperimen yaitu dengan meminta satu kelompok peserta (misalnya Kelompok 1) untuk menghitung uang dan satu kelompok peserta lainnya (misalnya Kelompok 2) untuk menghitung potongan kertas. Setelah mereka selesai menghitung, peserta pada masing-masing kelompok dibagi dua lagi, misalnya kelompok A dan B, sehinga di kelompok 1 terdapat kelompok 1A dan 1B, sedangkan di kelompok 2 terdapat kelompok 2A dan 2B. Peserta dari kelompok 1 setelah selesai menghitung uang, sebagian dari mereka (kelompok 1A) diminta untuk segera memasukkan tangan mereka ke air panas, sedangkan sebagian lainnya dari peserta kelompok 1 (yaitu kelompok 1B) diminta untuk bermain computer game. Demikian pula untuk peserta di kelompok 2. Setelah mereka selesai menghitung potongan kertas, sebagian dari mereka (yaitu kelompok 2A) diminta untuk segera memasukkan tangan mereka ke air panas, dan sebagian lagi
... baca selengkapnya di Hasil Riset Tentang Uang: Menggembirakan atau Menyakitkan? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Hasil Riset Tentang Uang: Menggembirakan atau Menyakitkan?
Sebuah Nama, Sebuah Misteri
Hari ini memang bukan hari yang indah untukku. Aku harus merelakan kepergian sahabat baruku, Cheryl Putri. Hujan air mataku mengiringi kepergiannya. Aku tidak kuat untuk mendampinginya pergi ke sana. Hari ini aku hanya berdiam diri dan mengunci pintu kamarku. Aku hanya bisa menangis dan menyesali kesalahanku padanya. Seandainya saat itu aku datang ke rumahnya saat dia membutukanku, aku pasti bisa melihat saat–saat terakhir hidupnya. Tapi, aku malah lebih mementingkan kegiatan futsal di kampus daripada dirinya, aku sungguh menyesal sekarang. Baru dua bulan kami bertemu, tapi sekarang takdir sudah menyelesaikan kisah kami berdua. Kehadirannya dikisah hidupku benar–benar bisa mengubah gaya hidupku. Dia mengajarkanku bagaimana menghargai orang lain, dia mengajarkanku merasakan apa yang orang lain rasakan, dia sangat istimewa dimataku, dan kurasa aku menyukainya, bukan, tapi aku mencintainya.
Sudah lima hari setelah kepergiannya, tapi aku belum bisa menerima kepergiannya. Setiap malam aku berharap sebuah bulan menemaniku untuk menghiburku dan sejuta bintang menerangi malamku untuk menggantikan dirinya. Tapi itu hanyalah harapan yang kosong dari sebuah jiwa yang sunyi. Malam ini aku memutuskan untuk pergi meninggalkan kostku. Aku ingin me¬refresh otakku dari kegelapan yang aku alami.
... baca selengkapnya di Sebuah Nama, Sebuah Misteri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Kenangan Emak Tik
Seorang ibu tak mungkin meninggalkan anaknya, tapi seorang anak pasti akan meninggalkan ibunya bahkan ada yang tak menghiraukan nasib ibunya.
Ketika melihat sosok Emak Ijah di telivisi aku lantas teringat dengan sosok Emak Tik. entah kenapa, ingatan ini muncul kembali padahal sudah hampir 6 bulan ini ia pamit untuk hidup di desa. mungkin, yang tak dapat terlupakan olehku adalah kecerewetannya ketika memararahiku serta nasibnya Emak Tik. Berbeda dengan cerita emak ijah di telivisi yang begitu indah karena cita-cita beliau untuk naik haji dan bagaimana perjuangan anaknya Si Abbas yang begitu mulia berkerja keras untuk mewujudkan impian ibunya emak ijah, itu hanya sekilas cerita emak ijah di telivisi yang begitu indah akan cita-citanya dan begitu mulia pengorbanan anaknya akan tetapi, berbeda dengan cerita emak tik di dunia nyata, kenangan itu muncul kembali ketika awal emak tik datang ke rumahku, Nampak terlihat jelas dari kejauhan sosoknya, wanita tua dengan badan yang tak mampu berjalan dengan tegak karen
... baca selengkapnya di Kenangan Emak Tik - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Memperbaiki Boneka
Liping, gadis kecil disuruh ibunya ke toko 7 Evelen dekat rumahnya untuk membeli sesuatu, dengan pesanan untuk segera kembali ke rumah setelah membeli barang yang dimaksud. Namun sejam...dua jam kini telah berlalu. Liping belum juga kembali dan hal ini membuat ibunya penasaran dan cemas.
"Ke mana saja engkau pergi?" Tanya ibunya dengan teriakan keras ketika Liping akhirnya muncul di depan pintu.
"Mami...maafkan Liping. Aku tahu kalau aku terlambat pulang." Kata Liping penuh penyesalan. "Tapi...tadi boneka Lingling, teman Liping, rusak. Aku harus membantunya memperbaiki boneka itu." Lanjut Liping menjelaskan.
"Engkau membantu Lingling memperbaiki bonekanya? Bagaimana caranya engkau memperbaikinya?" Lanjut ibunya dengan penuh rasa heran.
"Jujur bu...,saya tak mampu perbaiki bonekanya...saya hanya duduk di samping Lingling dan menangis bersamanya." Lanjut Liping.
Tertawalah bersama mereka yang tertawa dan menangislah bersama mereka yang menangis.
Sahabat adalah ia yang senantiasa berada di sampingku, bahkan juga di saat ketika dunia seakan mati.
... baca selengkapnya di Memperbaiki Boneka - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Keseimbangan Hidup
Dikisahkan, suatu hari ada seorang anak muda yang tengah menanjak karirnya tapi merasa hidupnya tidak bahagia. Istrinya sering mengomel karena merasa keluarga tidak lagi mendapat waktu dan perhatian yang cukup dari si suami. Orang tua dan keluarga besar, bahkan menganggapnya sombong dan tidak lagi peduli kepada keluarga besar. Tuntutan pekerjaan membuatnya kehilangan waktu untuk keluarga, teman-teman lama, bahkan saat merenung bagi dirinya sendiri.
Hingga suatu hari, karena ada masalah, si pemuda harus mendatangi salah seorang petinggi perusahaan di rumahnya. Setibanya di sana, dia sempat terpukau saat melewati taman yang tertata rapi dan begitu indah.
"Hai anak muda. Tunggulah di dalam. Masih ada beberapa hal yang harus Bapak selesaikan," seru tuan rumah. Bukannya masuk, si pemuda menghampiri dan bertanya, "Maaf, Pak. Bagaimana Bapak bisa merawat taman yang begitu indah sambil tetap bekerja dan bisa membuat keputusan-keputusan hebat di perusahaan kita?"
Tanpa mengalihkan perhatian dari pekerjaan yang sedang dikerjakan, si bapak menjawab ramah, "Anak muda, mau lihat keindahan yang lain? Kamu boleh kelilingi rumah ini. Tetapi, sambil berkelilin
... baca selengkapnya di Keseimbangan Hidup - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
5 FAKTA SUKSES
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Wiro Sableng #5 : Neraka Lembah Tengkorak
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
Hujan lebat dan kabut tebal menutupi keseluruhan Gunung Merapi mulai dari puncak hingga ke kaki. Dinginnya udara tiada terkirakan. Dari malam tadi hujan mencurah lebat dan sampai dinihari itu masih juga terus turun. Suaranya menderu menegakkan bulu roma. Halilintar bergelegaran. Kilat sabung menyabung. Dunia laksana hendak kiamat layaknya.
Untuk kesekian puluh kalinya kilat menyambar dan untuk kesekian puluh kalinya pada suasana di kaki sebelah Timur Gunung Merapi menjadi terang benderang beberapa detik lamanya. Dalam keterangan yang singkat itu maka kelihatanlah satu pemandangan yang mengerikan tetapi juga sangat aneh.
Pada sebelah Timur kaki Gunung Merapi itu terdapat sebuah lembah tak bertuan yang tak pernah dijejaki kaki manusia. Tapi disaat hujan deras kabut tebal dan udara dingin luar biasa itu, di tengah-tengah lembah kelihatanlah empat sosok tubuh manusia! Keempatnya berdiri dengan tidak bergerak-gerak seakan-akan tiada mau perduli dengan buruknya cuaca saat itu. Bahkan mungkin juga tidak merasakan sama sekali suasana disaat itu.
Keempatnya menghadap ke satu arah yaitu mulut sebuah goa yang terletak sekitar sepuluh tombak di hadapan mereka. Meski kabut tebal dan hujan lebat, namun mata mereka yang berpemandangan tajam dapat melihat mulut goa itu dengan jelas.
Keempat manusia ini nyatanya adalah gadis-gadis berparas jelita rupawan. Yang pertama mengenakan pakaian ringkas warna merah darah.
Yang kedua biru, yang ketiga hitam pekat dan yang terakhir berpakaian putih.
Di seluruh permukaan lembah berhamparan tulang belulang dan tengkorak-tengkorak kepala manusia yang memutih laksana salju! Keempat gadis-gadis itu sendiri berdiri di atas tumpukan tulang belulang dan tumpukan tengkorak-tengkorak kepala manusia.
Dan sikap mereka
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #5 : Neraka Lembah Tengkorak - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
THINK WIN-WIN
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Arsip Blog
Blog Archive
-
▼
2016
(76)
- ► 16/10/16 - 23/10/16 (1)
- ► 09/10/16 - 16/10/16 (1)
- ► 02/10/16 - 09/10/16 (1)
- ► 25/09/16 - 02/10/16 (1)
- ► 18/09/16 - 25/09/16 (2)
- ► 11/09/16 - 18/09/16 (2)
- ► 04/09/16 - 11/09/16 (1)
- ► 28/08/16 - 04/09/16 (2)
- ► 21/08/16 - 28/08/16 (3)
- ► 14/08/16 - 21/08/16 (1)
- ► 07/08/16 - 14/08/16 (2)
- ► 31/07/16 - 07/08/16 (3)
- ► 24/07/16 - 31/07/16 (1)
- ► 17/07/16 - 24/07/16 (5)
- ► 10/07/16 - 17/07/16 (4)
- ► 03/07/16 - 10/07/16 (1)
- ► 26/06/16 - 03/07/16 (4)
- ► 12/06/16 - 19/06/16 (1)
- ► 29/05/16 - 05/06/16 (4)
- ► 22/05/16 - 29/05/16 (1)
- ► 15/05/16 - 22/05/16 (1)
- ► 08/05/16 - 15/05/16 (2)
- ► 01/05/16 - 08/05/16 (1)
- ► 10/04/16 - 17/04/16 (1)
- ► 03/04/16 - 10/04/16 (2)
- ► 27/03/16 - 03/04/16 (3)
- ► 20/03/16 - 27/03/16 (5)
- ► 13/03/16 - 20/03/16 (1)
- ► 06/03/16 - 13/03/16 (4)
- ► 28/02/16 - 06/03/16 (1)
- ► 21/02/16 - 28/02/16 (3)
- ► 14/02/16 - 21/02/16 (1)
- ► 07/02/16 - 14/02/16 (1)
- ► 17/01/16 - 24/01/16 (3)
- ► 10/01/16 - 17/01/16 (1)
- ► 03/01/16 - 10/01/16 (3)
-
►
2015
(49)
- ► 13/12/15 - 20/12/15 (3)
- ► 29/11/15 - 06/12/15 (4)
- ► 22/11/15 - 29/11/15 (2)
- ► 01/11/15 - 08/11/15 (2)
- ► 25/10/15 - 01/11/15 (1)
- ► 18/10/15 - 25/10/15 (2)
- ► 11/10/15 - 18/10/15 (1)
- ► 20/09/15 - 27/09/15 (1)
- ► 13/09/15 - 20/09/15 (1)
- ► 06/09/15 - 13/09/15 (2)
- ► 30/08/15 - 06/09/15 (1)
- ► 23/08/15 - 30/08/15 (1)
- ► 19/07/15 - 26/07/15 (1)
- ► 31/05/15 - 07/06/15 (1)
- ► 10/05/15 - 17/05/15 (1)
- ► 19/04/15 - 26/04/15 (1)
- ► 05/04/15 - 12/04/15 (1)
- ► 22/03/15 - 29/03/15 (1)
- ► 15/03/15 - 22/03/15 (3)
- ► 08/03/15 - 15/03/15 (2)
- ► 01/03/15 - 08/03/15 (4)
- ► 15/02/15 - 22/02/15 (1)
- ► 08/02/15 - 15/02/15 (3)
- ► 01/02/15 - 08/02/15 (1)
- ► 18/01/15 - 25/01/15 (2)
- ► 11/01/15 - 18/01/15 (3)
- ► 04/01/15 - 11/01/15 (3)
-
►
2014
(99)
- ► 28/12/14 - 04/01/15 (2)
- ► 21/12/14 - 28/12/14 (2)
- ► 14/12/14 - 21/12/14 (2)
- ► 07/12/14 - 14/12/14 (1)
- ► 30/11/14 - 07/12/14 (4)
- ► 23/11/14 - 30/11/14 (2)
- ► 16/11/14 - 23/11/14 (3)
- ► 09/11/14 - 16/11/14 (1)
- ► 02/11/14 - 09/11/14 (2)
- ► 26/10/14 - 02/11/14 (3)
- ► 12/10/14 - 19/10/14 (2)
- ► 05/10/14 - 12/10/14 (1)
- ► 28/09/14 - 05/10/14 (3)
- ► 21/09/14 - 28/09/14 (3)
- ► 14/09/14 - 21/09/14 (1)
- ► 31/08/14 - 07/09/14 (2)
- ► 17/08/14 - 24/08/14 (2)
- ► 10/08/14 - 17/08/14 (6)
- ► 03/08/14 - 10/08/14 (1)
- ► 20/07/14 - 27/07/14 (3)
- ► 29/06/14 - 06/07/14 (1)
- ► 15/06/14 - 22/06/14 (4)
- ► 01/06/14 - 08/06/14 (3)
- ► 25/05/14 - 01/06/14 (5)
- ► 18/05/14 - 25/05/14 (4)
- ► 11/05/14 - 18/05/14 (1)
- ► 04/05/14 - 11/05/14 (1)
- ► 27/04/14 - 04/05/14 (3)
- ► 20/04/14 - 27/04/14 (6)
- ► 13/04/14 - 20/04/14 (3)
- ► 06/04/14 - 13/04/14 (2)
- ► 30/03/14 - 06/04/14 (1)
- ► 23/03/14 - 30/03/14 (5)
- ► 16/03/14 - 23/03/14 (2)
- ► 09/03/14 - 16/03/14 (4)
- ► 23/02/14 - 02/03/14 (4)
- ► 16/02/14 - 23/02/14 (1)
- ► 09/02/14 - 16/02/14 (2)
- ► 12/01/14 - 19/01/14 (1)
-
►
2013
(15)
- ► 29/12/13 - 05/01/14 (2)
- ► 22/12/13 - 29/12/13 (5)
- ► 15/12/13 - 22/12/13 (1)
- ► 08/12/13 - 15/12/13 (4)
- ► 01/12/13 - 08/12/13 (1)
- ► 12/05/13 - 19/05/13 (1)
- ► 14/04/13 - 21/04/13 (1)
-
►
2012
(19)
- ► 11/11/12 - 18/11/12 (3)
- ► 23/09/12 - 30/09/12 (6)
- ► 12/08/12 - 19/08/12 (1)
- ► 08/07/12 - 15/07/12 (2)
- ► 17/06/12 - 24/06/12 (2)
- ► 10/06/12 - 17/06/12 (1)
- ► 27/05/12 - 03/06/12 (1)
- ► 11/03/12 - 18/03/12 (1)
- ► 26/02/12 - 04/03/12 (1)
- ► 08/01/12 - 15/01/12 (1)
-
►
2011
(17)
- ► 27/11/11 - 04/12/11 (3)
- ► 20/11/11 - 27/11/11 (1)
- ► 06/11/11 - 13/11/11 (2)
- ► 30/10/11 - 06/11/11 (3)
- ► 23/10/11 - 30/10/11 (3)
- ► 09/10/11 - 16/10/11 (1)
- ► 02/10/11 - 09/10/11 (4)